Pelaku UMKM Khawatirkan Penurunan Omset Akibat Pembatasan Fitur Live Tiktok di Indonesia

Pelaku UMKM di Indonesia merasakan dampak besar akibat pembatasan fitur live di Tiktok, yang berpotensi menurunkan omset mereka. Pembatasan ini dilakukan untuk menciptakan situasi kondusif, namun justru menambah beban ekonomi bagi para pengusaha.
Pelaku UMKM Khawatirkan Penurunan Omzet Akibat Pembatasan Fitur Live Tiktok di Indonesia

Share:

Pembatasan fitur live Tiktok yang terjadi baru-baru ini, bukan saja mengakibatkan masyarakat terkejut, tetapi juga membuat para pelaku UMKM mengalami kerugian non materiil berupa potensi penjualan. 

Pembatasan fitur tersebut dilakukan hanya di Indonesia demi menciptakan situasi yang kondusif di tengah gejolak aksi massa yang terjadi di beberapa titik di tanah air. Meskipun demikian, hal tersebut sangat disayangkan oleh para pelaku Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM)

Pengusaha fesyen asal Makassar, Ridwan mengaku merugi sebesar 2-2,5 juta rupiah akibat dibatasinya fitur tersebut. 

“Ekonomi lagi lesu, orang nyari uang sendiri juga di halangi,” keluhnya saat diwawancarai CC Media, di Bandung, Sabtu (30/8) malam.

Selain itu, Kadar, seorang pengusaha tanaman asal Bandung mengaku terkejut dengan ditiadakannya fitur tersebut. 

“Temen-temen biasanya dari live sale tiktok suka dapet omzet 1-2 jt perhari,” jelasnya.

Tak hanya direspon oleh para pengusaha, salah satu influencer di Tiktok dengan akun @sultansahbanaiman mengutarakan kekesalannya pada pemerintah karena telah menghapus fitur live yang sangat diandalkan para pelaku UMKM. 

“Ini tolong kenapa ya, tolong banget ya, ini ada apa si sama pemerintah kita, fitur live di tiktok kenapa di hapus. Terus ini yang pada nyari rezeki jualan online gaada fitur livenya ini gimana, ini pasti bukan gua doang, ada apa si , kecemasan ketakutan apa yang kalian rasakan pemerintah haah, kurang apa lagi kita harus seperti apa,” ucap Sultan.

Ia juga mengatakan bahwa dirinya, sebagai pengusaha berusaha untuk tidak menyusahkan dan tidak mau jadi beban negara sangat kesal dengan dibatasinya fitur live ini. 

“Ya ampun woi emosi banget dah gua, harus gimana dah, tolong ini pasti bukan gua doang ini,” keluhnya. 

Baca juga: Rangkuman Dugaan Sendatan Informasi di Internet Dalam Aksi Massa Belakangan